dear diary: Cinta melulu


tenang.

gue rasa gue butuh seseorang yang membuat tenang

gue butuh seseorang yang tidak membuat gue tergesa-gesa

seseorang yang membuat gue yakin tak ada kabar hanya masalah kesibukan bukan ke-enggan-an.

gue butuh seseorang yang memotivasi tapi tetap menatap penuh cinta

Gue sudah benar-benar lupa rasanya mencintai, saat ini hanya rasa tak mau sendiri. Gue tak lagi bisa membedakan mana ego atau obsesi.

Gue merasa butuh lembaran baru,gue merasa butuh pandangan baru untuk mencintai diri gue

Gue terlalu patah dulu saat mencintai orang lain hingga lupa cara mencintai diri sendiri.

Iklan

10 Comments

  1. Lebih parah dari yang kuduga sepertinya yak πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Semangat tik! Kalau sejenak bisa lupa dengan cecintaan dan rindu-rindu itu, cinta dan rindu baru bisa datang dengan sendirinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s