Hujan kau bising sekali, membisulah.


Kau adalah bagian yang ku lipat menjadi kecil, ku selipkan diperapian dan ku bakar tanpa sisa.

kau hanya akan berterbangan menjadi debu, terbawa angin kesana-kemari lalu jatuh dilautan, pergi entah kemana, entah berakhir dimana.

Kau adalah rasa yang membuat sakit, ku jadikan kau alergi, hingga menyentuhmu pun aku takkan pernah mau.

kan ku jadikan kau apa saja yang ku benci. Menjelma lah menjadi apa saja yang ku benci hingga mendekatimu pun aku enggan

Jangan katakan kepada mereka tentang kita, Jangan pula bercerita tentang sebab aku memutuskan pergi karna mereka tidak akan permah tahu cerita yang utuh, jadi diamlah

lupakan saja aku, janji kita, cerita itu dan segala frekuensi yang kita banggakan sebagaimana kau mengenyampingkan aku saat harus memilih antara dia atau aku.

Iklan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s