Rinduku menghilang dalam senyap


Rinduku diam dalam senyap
aku merasakannya, begitu tenang namun menusuk.
Rindu ini seperti rahasia umum, aku tau namun memilih diam.
kamu menghilang, entah kemana.
aku ingin bertanya namun apa daya, aku tak berhak.

Satu hari ini kamu tidak ada kabar, tidak sepenggal chat pun datang, tidak pun ku lihat kau dimanapun.
Satu hari ini menatap layar handphone seperti menunggu hasil ujian, aku deg-degan.
Layar ku menyala, aku gembira lalu kecewa ternyata hanya kabar dari official account.
Handphone ku berdering, aku begitu riang lalu aku terdiam, ternyata telepon tidak penting.

ah, rindu ini melelahkan, rindu ini menyakitkan.
rinduku terbang dalam senyap, rinduku ada namun kau tak peka.
rinduku berat namun kau tak berhasrat sama.
rindu ini percuma.

aku kadang berfikir “mungkin aku tidak sepenting itu sehingga dia tak bersusah payah menghubungiku”
seringnya aku berfikir “aku bukan prioritas tak mungkin jd puncak teratas dalam rindunya”
aku tak menempati apapun dalam hidupnya, aku hanya orang baru yang meninggalkan masa lalu demi memulai yang baru, sedangkan kamu hanya menjadikan orang baru sebagai selingan untuk menunggu kabar dari masa lalu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s