Si Pemarah


Dia seorang pemarah!
Dia sering sekali berkata kasar.
Dia senang sekali menyiksa.
Dia adalah si Pemarah.

Aku baru mengenalnya, dia begitu mengagumkan, dia sangat dewasa.
Sungguh, aku menyukainya.
Dia terus berjalan dengan lika-liku hidupnya.
namun,dia menjauhkanku dari dirinya.

Si Pemarah, dia berjuang dengan pendidikannya, dia berusaha untuk menambah uang jajannya.
Si Pemarah, dia begitu ahli dalam musik, dia sempurna untuk beberapa hal.
Si Pemarah, terkadang begitu lucu dan seringnya begitu mengasyikan.

Teruntuk Si Pemarah:
Apa kabar? sehat? aku harap.
Aku senang dengan hobi barumu, teruslah begitu aku yakin kamu bisa menjadi hebat.
Sudah lama tidak bercanda, sudah lama tidak mengobrol.
akhirnya, kita membangun benteng itu, biasanya aku selalu memanjatnya tapi kini dinding itu kian berduri, memandangnya pun aku tak sudi.
Namun, aku akan beritahu sedikit pengakuan bahwa dalam keheningan lantai 5,aku sering memikirkanmu.
Teruslah berjuang, Sahabatku.
aku masih mengingat beberapa anganmu.

Karena dalam diam aku mengamatimu, dalam jarak aku memikirkanmu dan dalam sunyi aku merindukanmu.

Iklan

3 thoughts on “Si Pemarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s