Ceritanya lagi bijak


Baru-baru ini gue berhasil bikin orang jadian, gue sebagai penengah dan akhirnya hubungan itu terjadi.
Gue bahagia sekaligus dapat ilmu baru, bahwa cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang timbul dari sanubari lo tanpa pemaksaan baik dalam bentuk kalimat ataupun tindakan.
Gue cukup bersyukur dengan kepribadian gue sekarang dalam menghadapi cinta dimana gue lebih banyak “legowo” dan “nerimo”
Ya dulu waktu SMP dan SMA sih gue sedikit lebih agresif tapi sejak kuliah gue ngerasa “my character getting better” mungkin karna temen-temen gue yang asik dan terus nasehatin gue.
Gue harus akui gue bahagia jatuh cinta sama jamur dan sekarang menetap di koala.
Gue gak berharap banyak tentang harapan ini, gue cuma mau nikmatin harapan gue, bersiap dengan kekecewaan yang ada dan berkhayal untuk segala keindahan yang mungkin datang.
Gue menyadari bahwa sebenarnya tidak ada lagi keindahan yang akan datang, gue paham bahwa kesempatan memang tidak ada dari awal gue jatuh cinta, gue mengerti bahwa setiap hari hubungan ini semakin renggang.
Beberapa orang sering berkata “dia yang serius gak bakal pergi” tapi bagaimana kalau dia emang gak mau serius? Gimana kalau dengan terus berusaha serius malah akan menyakiti? Gimana kalau bukan kita yang mau dia seriusin? Udahlah, kalau dia pergi ya biarin dia pergi, kalau dia memilih orang lain ya ikhlasin. Lo emang bisa apa? Maksa dia milih lo? Terus berada disekitar dia dan nunjukkin cinta saat dia setengah mati risih sama lo? Apa gitu? Kan enggak.
Patah hati emang sakit tapi berada dalam hubungan yang “bullshit” akan jauh lebih menyakitkan.
Patah hatilah sebanyak yang lo bisa sehingga lo gak punya kesempatan lagi untuk patah hati.

Note: terimakasih untuk semua kebahagiaan yang ada, terimakasih untuk kisah yang menakjubkan.
Kau bawa nirwana kehadapanku, kau bawa keceriaan dalam ceritaku, kau ciptakan suasana impian untukku.
Kepada kau pemilik hati sesungguhnya, andai pada akhirnya kita tetap berdiam diri seperti ini, aku terima. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s